Ratusan ribu relawan dari berbagai komunitas dan instansi pemerintah berpartisipasi dalam aksi bersih sampah serentak yang digelar di 300 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Peduli Lingkungan (GNPL) pada hari Minggu, 20 Oktober 2025, ini merupakan respons terhadap krisis sampah yang terus meningkat, terutama sampah plastik. Fokus utama dari aksi bersih sampah ini adalah membersihkan area publik seperti pantai, sungai, dan taman kota yang seringkali menjadi tempat penumpukan sampah. Menurut data GNPL, total sampah yang terkumpul dalam satu hari kegiatan ini mencapai lebih dari 500 ton.
Partisipasi dalam aksi bersih ini tidak hanya datang dari relawan dan komunitas, tetapi juga dari sektor swasta. Beberapa perusahaan besar memberikan dukungan berupa peralatan kebersihan, karung, hingga konsumsi bagi para peserta. Di sebuah pantai di Banten, misalnya, ratusan relawan yang terdiri dari mahasiswa, pegawai, dan warga sekitar bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah yang terseret ombak. Kepala Koordinator Lapangan GNPL, Ibu Ratna Wulandari, menyatakan, “Kami sangat bangga dengan antusiasme masyarakat. Aksi bersih sampah ini adalah bukti nyata bahwa kita semua peduli terhadap lingkungan.”
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, aparat kepolisian juga turut mengamankan lokasi dan membantu mengatur lalu lintas. Kombes Pol. Hari Santoso dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polri menyatakan bahwa pihaknya menempatkan personel di beberapa titik strategis, seperti di kawasan wisata. “Kami memastikan para relawan dapat bekerja dengan aman dan tidak ada gangguan selama aksi bersih sampah ini berlangsung,” ujar Kombes Hari. Ia juga menambahkan bahwa edukasi tentang bahaya sampah terus disuarakan kepada masyarakat.
Diharapkan, aksi bersih sampah ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah. GNPL mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, dan berpartisipasi dalam program daur ulang. Dengan adanya kesadaran kolektif, diharapkan lingkungan kita akan menjadi lebih bersih dan sehat, bukan hanya dalam satu hari, tetapi juga untuk masa depan.
