Aksi pencuri motor yang dilakukan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) di Bali berhasil diungkap oleh aparat kepolisian. Pelaku berhasil ditangkap setelah motor curiannya terlacak melalui Global Positioning System (GPS). Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dan masyarakat Bali.
Pelaku yang diketahui berinisial JS (35), warga negara Australia, melakukan aksinya di sebuah vila di wilayah Canggu, Badung, pada hari Senin, 15 Januari 2024, sekitar pukul 03.00 WITA. Korban, seorang WNA bernama David (30), melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara setelah menyadari motornya hilang.
“Kami menerima laporan dari korban dan segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan korban, motor tersebut dilengkapi dengan GPS. Kami langsung melacak keberadaan motor tersebut,” ungkap Kapolsek Kuta Utara, AKP I Putu Ika Prabawa.
Dari hasil pelacakan GPS, diketahui bahwa motor tersebut berada di wilayah Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar untuk melakukan penangkapan. Pelaku berhasil pencuri motor ditangkap saat hendak menyeberang ke Pulau Lombok menggunakan kapal feri.
Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa motor curian dan alat yang digunakan untuk merusak kunci motor. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dan motifnya adalah ekonomi.
“Pelaku mengakui perbuatannya dan motifnya adalah untuk dijual kembali. Kami masih melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain,” jelas AKP I Putu Ika Prabawa.
Keberhasilan aparat kepolisian dalam menangkap pelaku pencuri motor ini mendapat apresiasi dari masyarakat Bali. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bermotor, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memasang GPS pada kendaraan mereka sebagai langkah preventif.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan memasang GPS pada kendaraan mereka. GPS sangat membantu dalam melacak keberadaan kendaraan jika terjadi pencurian,” imbau AKP I Putu Ika Prabawa.
Kasus pencuri motor ini menjadi bukti bahwa aparat kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelaku tindak kejahatan, termasuk yang dilakukan oleh WNA. Mereka berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Bali.
