Warga Banjarangkan, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali, digemparkan dengan penemuan jasad seorang lansia di dalam sumur milik warga setempat. Penemuan jasad yang sudah dalam kondisi membusuk ini terjadi pada Jumat sore, 18 April 2025, sekitar pukul 14.00 WITA. Identitas penemuan jasad tersebut diketahui bernama Ni Wayan Sari (78 tahun), seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi sumur. Peristiwa tragis ini sontak membuat warga sekitar шок dan menimbulkan spekulasi mengenai penyebab kematian korban.
Informasi awal mengenai penemuan jasad ini bermula ketika salah seorang warga hendak mengambil air dari sumur dan mencium bau tidak sedap yang menyengat. Curiga dengan bau tersebut, warga kemudian memeriksa ke dalam sumur dan menemukan sesosok jasad yang mengapung. Warga tersebut kemudian segera memberitahukan penemuan mengerikan ini kepada warga lainnya dan melaporkannya kepada aparat desa setempat, yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian Sektor Banjarangkan.
Petugas dari Polsek Banjarangkan dan Tim Inafis Polres Klungkung segera tiba di lokasi penemuan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi. Proses evakuasi jasad lansia dari dalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter tersebut membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban yang sudah dalam kondisi membusuk langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banjarangkan, AKP Komang Indra, yang ditemui di lokasi kejadian pada Jumat sore, membenarkan adanya penemuan jasad lansia di dalam sumur. “Kami telah melakukan olah TKP dan saat ini jenazah korban sedang dalam proses pemeriksaan oleh tim forensik di rumah sakit. Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Kami masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk meminta keterangan dari pihak keluarga dan saksi-saksi untuk mengungkap обстоятельства di balik penemuan jasad ini,” ujarnya. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban hingga hasil penyelidikan selesai.
