Pilu di Hari Wisuda: Wisudawan Bawa Spanduk Minta Tolong Kapolri Tangkap Pembunuh Ayahnya

Momen Wisudawan di Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang berubah menjadi momen pilu dan penuh harapan. Seorang wisudawan bernama M. Akmal Alfarisi (23), dengan berani membawa spanduk yang berisi permohonan kepada Kapolri untuk membantu menangkap pembunuh ayahnya, Nazlin Umar (52), yang menjadi korban pembunuhan pada April 2023.

Aksi Akmal ini dilakukan saat ia maju ke depan panggung untuk menerima ijazah kelulusannya. Spanduk berwarna putih dengan tulisan “Tolong Pak Kapolri Tangkap Pembunuh Ayah Saya” sontak menarik perhatian para hadirin, keluarga, dan media yang meliput acara tersebut. Air mata Akmal pun tak terbendung saat ia menyampaikan permohonan tersebut.

Ayah Akmal, Nazlin Umar, ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Talang Keramat, Gandus, Palembang. Kasus pembunuhan ini hingga kini belum terungkap, dan pelaku masih berkeliaran bebas. Akmal dan keluarganya merasa kecewa dengan lambatnya penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian.

Aksi Akmal di hari wisudanya menjadi simbol harapan dan keputusasaan seorang anak yang merindukan keadilan atas kematian ayahnya. Ia berharap permohonannya dapat didengar oleh Kapolri dan pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku pembunuhan.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kasus pembunuhan Nazlin Umar dan masih melakukan penyelidikan. Ia berjanji akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku.

Aksi Akmal ini viral di media sosial, menuai simpati dan dukungan dari berbagai pihak. Banyak warganet yang выражают rasa haru dan memberikan semangat kepada Akmal. Mereka juga mendesak pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Aksi nekat Akmal ini menunjukkan betapa besar harapan dan keputusasaan yang ia rasakan. Momen wisuda yang seharusnya menjadi kebanggaan keluarga, justru diwarnai dengan duka mendalam dan perjuangan mencari keadilan. Pihak Universitas Muhammadiyah Palembang juga memberikan dukungan moral kepada Akmal dan keluarganya.

Masyarakat luas berharap agar aksi Akmal ini dapat mengetuk hati pihak berwajib untuk lebih serius menangani kasus pembunuhan Nazlin Umar dan memberikan kepastian hukum secepatnya. Keadilan bagi korban dan ketenangan bagi keluarga menjadi harapan bersama.